Di kampung gue, ada pocong yang katanya gentayangan karena ikatan kepalanya belum dibuka.
Suatu malam, warga ngajak gue buat bantuin buka ikatan itu di makam. Katanya biar arwahnya tenang.
Begitu digali dan kain kafan dibuka... kepalanya gerak sendiri.
Waktu tali di ujung atas ditarik pelan-pelan, mata pocong itu MELEK.
Wajahnya busuk, lidahnya panjang keluar, matanya merah penuh belatung. Dia teriak kenceng banget sampai tanah getar.
Warga langsung tutup lagi dan kabur.
Besoknya, yang narik tali itu kesurupan, teriak-teriak bilang, “Balikin taliku! BALIKIN!!!”
Sampai sekarang makam itu dipagarin, dan gak ada yang berani nyentuh lagi. Pocongnya masih sering muncul... tapi kali ini, matanya udah terbuka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar