Rabu, 11 Juni 2025

MAIN AYUNAN DENGAN KUNTILANAK

Gue pernah nginep di rumah nenek gue yang deket kuburan desa. Sore-sore, gue main ayunan di bawah pohon mangga. Sepi, cuma suara angin. Tiba-tiba ada yang dorong ayunan gue dari belakang—pelan, tapi berasa banget. Gue nengok... gak ada siapa-siapa.

Gue turun, lari ke dalam. Tapi pas gue noleh, ayunannya masih gerak… dan ada Kuntilanak duduk di situ. Senyum. Goyang-goyang kaki.

Nenek gue cuma bilang, “Makanya jangan main sendiri di sana, itu ayunan emang udah lama jadi tempat dia.”

Sejak itu gue gak pernah main ayunan lagi. Sampai sekarang, kalau lewat depan rumah nenek gue... ayunannya suka gerak sendiri. Padahal gak ada angin.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

50 Random Post