Rabu, 11 Juni 2025

Penampakan Belis

Gue pernah tugas ke Atambua, NTT, dan nginep di rumah warga yang katanya dulunya tempat persembunyian zaman konflik. Malam pertama, gue denger suara orang nangis di belakang rumah. Pas gue keluar, gak ada siapa-siapa. Tapi pas balik masuk kamar, pintu gue kebuka sendiri... dan di pojok ruangan ada sosok tinggi, matanya merah, senyum lebar—Belis.

Dia berdiri diam, tapi rasanya kayak ditusuk tatapannya. Gue gak bisa gerak, gak bisa teriak. Cuma bisa liat dia jalan pelan ke arah gue. Besok paginya, warga bilang gue ketemu penjaga lama rumah itu... Belis. Katanya, gak semua tamu disambut sama dia. Berarti gue... salah satu yang “dipilih.”


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

50 Random Post