Gue
pernah ngontrak di rumah tua deket pasar lama. Katanya sih murah
karena sering kosong.
Malam pertama tidur, suara ketawa cewek
dari plafon bikin gue gak bisa tidur.
Gue pikir tetangga… tapi
kamar gue ada di lantai atas dan gak ada rumah sebelah.
Besoknya, tembok dapur penuh coretan merah, kayak darah.
Gue
bersihin, gak lama muncul lagi.
Puncaknya, jam 2 pagi gue lihat
Kuntilanak duduk di atas lemari, rambutnya gerak
sendiri walau gak ada angin.
Warga bilang, dulu ada pembunuhan di situ.
Korban
perempuannya dikubur di halaman belakang.
Dan sejak saat itu,
rumah itu gak pernah lama ditinggali.
Termasuk gue.
Gue
cuma kuat tiga malam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar