Gue pernah tinggal beberapa bulan di rumah tante gue di Kalimantan. Suatu malam, gue denger suara kayak ada yang ngisep—cepet, kayak orang minum pake sedotan. Gue kira tikus. Tapi pas gue intip ke dapur, gue liat Kuyang. Kepala doang, terbang, isi perutnya kelihatan. Dia lagi ngisep darah dari ayam yang baru disembelih tadi sore. Gue langsung kunci pintu kamar, baca doa, gemeteran seharian. Besoknya gue cerita ke tante, dan dia cuma bilang, “Oh, itu biasa. Di sini ada satu yang tinggal di belakang rumah.” Gila, biasa? Gue langsung pulang minggu itu juga. Dan sampai sekarang, tiap denger suara sedotan, gue langsung merinding. Bukan karena takut... tapi trauma.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar