Rabu, 11 Juni 2025

TEROR POCONG DI WARUNG KELONTONG

Gue dulu buka warung kelontong kecil di pinggir jalan sepi. Awalnya biasa aja. Tapi tiap tengah malam, selalu ada yang beli sabun, tapi uangnya bau tanah.

Gue kira orang iseng. Tapi kejadian itu berulang terus, jam yang sama. Sampai suatu malam, gue intip dari balik rak… ternyata yang beli Pocong.

Dia cuma berdiri, ngadep ke rak sabun, terus taruh uang di meja.

Besoknya, semua barang yang disentuh dia basi atau rusak. Pelanggan mulai berkurang. Akhirnya gue tutup warung lebih cepat tiap malam.

Tetangga bilang, dulu tanah tempat warung gue berdiri bekas kuburan dibongkar. Dan Pocong itu kemungkinan salah satu yang "terlantar."

Gue gak buka warung lagi. Sekarang dagang online aja… lebih aman.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

50 Random Post