gimana kabarnya malam ini. Bersama saya aggy tri fanny. Dan kali ini Cerita datang dari mia. PADA TAHUN 2010. Setelah lulus SMA, dia kesumian cari kerja di desanya. Akhirnya dia terima tawaran kerja dari Pakdenya, yang katanya sukses setelah merantau. Jadi mari kita simak ceritanya.
===
Pas mia sampai di rumah Pakde Toyo, dia bingung. Nggak jelas kerjaannya apa. Setiap hari cuma di rumah. Istrinya, Budhe, juga nggak pernah kelihatan. Tiap ditanya, Pakde cuma jawab, “Budhemu lagi sakit. Nanti kamu gantiin kerjanya, ya.”
Sebelum mulai kerja, mia
dikasih dua aturan:
Pertama, jam 9 malam lampu
rumah harus mati total,
Kedua, dia nggak boleh
keluar kamar, karena di rumah itu ada banyak anak titipan
yang udah harus tidur malam.
mia nurut aja. Tapi suatu malam, dia kebangun karena pengen pipis. Mau nggak mau dia harus keluar kamar, walau rumah gelap gumia.
Pas jalan ke toilet, dia denger suara anak-anak lari-lari sambil ketawa. Tapi anehnya, suara itu datang dari segala arah, padahal rumahnya gelap dan kosong. Beberapa kali mia nabrak bayangan anak kecil. Tapi begitu ditabrak... nembus. Bahkan saat dia ngerasa kakinya diinjak, nggak ada siapa-siapa.
mia coba cuek, lanjut ke toilet. Tapi pas balik, tiba-tiba ada tangan anak kecil narik tangannya. Tangannya kelihatan jelas, kayak tangan manusia biasa. Tapi... cuma tangan. Nggak ada kepala, gak ada badan, gak ada kaki. Tangan itu aja yang melayang.
Tangan itu ngarahin mia balik ke kamar. Dan pas sampai, pintu kamarnya kebuka sendiri. mia langsung masuk, nutup pintu, dan nggak berani keluar lagi. Tidurlah mia dengan tertutup selimut saking takutnya.
===
Malam paling parah terjadi beberapa hari kemudian. mia lagi tidur, tapi dadanya terasa sesak. Pas buka mata, dia lihat ada makhluk kecil duduk di dadanya.
Bentuknya kayak bocah, tapi wajahnya... wajah orang tua. Botak, kuping runcing, pakai celana dalam doang. Mulutnya nggak horizontal kayak manusia, tapi vertikal, dari atas ke bawah. Ngeri banget. Dan itu sudah pasti setan tuyul.
Makhluk itu berusaha buka kancing baju mia. mia teriak, mereka sempat tarik-tarikan. Akhirnya mia bisa dorong dia jatuh dari badannya. Hingga tuyul itu jatuh. Dan menghilang.
Dan malam itu, mia baru sadar... kerjaan yang dimaksud Pakdenya mungkin bukan kerjaan biasa. Di rumah itu, tuyul dipelihara. Dan “anak-anak titipan” yang disebut Pakde... bukan manusia. Melainkan setan tuyul. Sekarang mia paham. Kenapa setiap kali mia bangun di pagi hari. Baju mia agak ke buka di bagian payudara. Ternyata selama ini para tuyul itu telah nyusu ke mia. Tanpa mia sadari. Semenjak itu mia pun langsung pamit pulang. Dan dia pulang dalam keadaan trauma.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar