halo malam ini gimana kabarnya. Ketemu lagi bersama aggy tri fanny. Gue mau ceritain pengalaman mistis dari seorang pendengar, namanya nova. Cerita ini terjadi waktu nova, istrinya Rini, dan anaknya pindah ke sebuah rumah kontrakan di daerah suarabaya. Rencananya, selain buat tempat tinggal, mereka juga mau buka usaha rumah makan Padang kecil-kecilan di situ. Dan kejadian ini sekitar tahun 2022. namun identitas aku samarkan ya. Untuk menjaga privasi nova. Jadi mari kita simak ceritanya.
===
Rumahnya cukup besar, ada halaman depan dan belakang, terus di dalamnya juga udah dibagi-bagi jadi beberapa bilik pakai tembok. Lokasinya strategis dan harganya murah, jadi nova langsung ambil aja tanpa banyak mikir.
Tapi dari awal, anaknya nova—yang masih kecil—selalu nangis tiap kali ada di dalam rumah, apalagi kalau dibawa ke halaman belakang. Tangisannya makin kenceng. Padahal kata nova, halaman belakang itu cuma tanah kosong yang dibatesin tembok.
Dua minggu pertama mereka tinggal di situ, nova dan Rini sibuk nyiapin warung makannya. Anak mereka selalu ditaruh di meja kasir yang ngadep ke depan rumah. Aneh ya, cuma di situ dia nggak nangis.
Pas warung makan mulai dibuka, awalnya laris. Tapi tiba-tiba jadi sepi. Nggak ada yang datang lagi. Sampai suatu sore menjelang magrib, anaknya nova nggak nangis seperti biasa, malah kedengeran ketawa dan lari-lari di dalam rumah. nova pikir anaknya lagi main, jadi dia ikut main kejar-kejaran. Tapi anehnya, anaknya itu kayak cepet banget larinya, nggak ketangkep. Baru masuk bilik satu, suaranya udah pindah ke bilik lain.
nova makin bingung pas lihat ke meja kasir—ternyata anak dan istrinya lagi tidur di sana. Padahal suara langkah lari-lari masih kedengeran dari belakang. Pas dia nengok ke belakang, dia kaget banget. Hampir semua bilik di rumahnya itu ada kepala bocah ngintip. Banyak banget. Tapi kondisi kepala mereka nggak sempurna. Ada yang rusak, hancur. Dan tiba-tiba, salah satu dari mereka bilang, “Bukan bapaknya.”
Langsung semua kepala itu narik diri ke dalam bilik. Terus, dari depan rumah kedengeran suara klakson mobil. Ternyata ada beberapa mobil plat luar kota yang datang. nova dan Rini buru-buru siapin masakan. Tapi tamu-tamu itu kelihatan aneh, pandangannya sinis. Anak-anak mereka juga tiba-tiba jatuh sendiri kayak ada yang dorong, padahal nggak ada siapa-siapa.
Salah satu tamu bilang ke nova, “Mas, jagain dong anak-anaknya.” Mereka ngira anak-anak kecil di rumah itu adalah anak-anaknya nova. Padahal nova cuma punya satu anak. nova langsung kepikiran, jangan-jangan yang mereka lihat itu sosok-sosok yang ngintip dari bilik-bilik itu?
Setelah kejadian itu, beredar gosip kalau warung Padang nova pakai pesugihan. Banyak yang bilang makanan di situ enak, tapi orang nggak betah lama-lama. Kayak diganggu sesuatu. Warungnya pun jadi sepi lagi.
Suatu malam, nova lagi masak lauk, terus denger anaknya nangis. Dia buru-buru ke kamar, tapi anaknya ternyata masih tidur nyenyak di pelukan Rini. Suara nangis itu malah makin jelas dari halaman belakang.
nova penasaran. Dia dekati tembok di ujung halaman dan denger suara tangisan anak-anak dari balik tembok itu. Di salah satu sudut halaman, ada pohon besar. nova manjat pohon itu buat ngintip ke balik tembok.
Yang dia lihat adalah gazebo terbuka. Dan di bawahnya penuh dengan gundukan tanah kecil kayak makam anak-anak. Suara tangisan hilang, tapi diganti suara perempuan di samping telinganya, “Jangan berisik. Anak-anakku lagi tidur.”
nova langsung nengok. Di sampingnya duduk sosok perempuan berambut panjang, bajunya kotor, mukanya luka parah. Dari punggungnya ngalir darah dari lubang besar. Gak salah lagi. Itu pasti setan Sundel Bolong.
setan itu bilang, “Itu anakku, bukan anakmu.” nova panik dan lompat dari pohon. Kakinya keseleo, tapi dia tetap lari masuk ke rumah. Halaman belakang yang tadinya biasa aja, sekarang penuh dengan gundukan tanah seperti makam.
nova makin parah sakit kakinya. Warung makan tutup beberapa hari. Rini sering keluar cari obat. Suatu hari, Rini belum pulang sampai menjelang magrib. Tapi tiba-tiba Rini datang, ngajak nova latihan jalan pakai tongkat.
Tapi selama diajak jalan, Rini diam aja, sampai akhirnya nova dibawa ke arah halaman belakang. Rini bilang, obat buat sembuh nova ada di sana. Pas dekat tembok, Rini hilang. Ternyata Rini belum pulang sama sekali. Dan ternyata itu adalah setan yang menjelma jadi rini.
nova penasaran dan coba jebol salah satu bagian tembok bata ringan. Tangannya dimasukin ke lubang yang udah dibikin, awalnya keras kayak tembok, tapi makin dalam malah jadi kenyal, basah, berlumpur. Pas ditarik keluar, tangannya kotor penuh darah.
Dia ngintip ke lubang itu. Warnanya merah semua, berdenyut pelan. Dan makin lama makin jelas—ternyata itu punggung Sundel Bolong, yang sedang menjauh sambil gandeng banyak anak kecil.
nova langsung jatuh kaku, nggak bisa gerak. Beberapa saat kemudian, Rini datang sambil teriak. Anaknya juga tiba-tiba nangis histeris, sambil nunjuk ke arah lubang tembok itu.
Malam itu jadi malam terakhir mereka tinggal di rumah itu. Setelah laporan ke RT, baru ketahuan ternyata rumah itu bekas klinik aborsi dan masih dalam pengawasan polisi. nova sekeluarga langsung pindah, dan setelah itu hidup mereka kembali normal. Warungnya pun jadi ramai lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar