Di sebuah panti jompo tua yang terletak di pinggiran kota, terdapat cerita tentang arwah penasaran yang menghantui tempat itu. Warga sekitar sering mendengar suara-suara aneh dan melihat bayangan misterius di malam hari. Namun, rasa penasaran Dika membuatnya memutuskan untuk menyelidiki panti jompo tersebut.
Suatu malam, Dika menyelinap masuk ke dalam panti jompo. Dengan hati-hati, ia berjalan melewati lorong yang gelap dan berdebu. Suara langkah kakinya menggema di sepanjang lorong, menambah suasana mencekam. Tiba-tiba, Dika mendengar suara bisikan dari salah satu kamar.
"Dika... Tolong aku..."
Dika merasa jantungnya berdetak kencang. Ia mencari sumber suara itu dan menemukan sebuah pintu yang sedikit terbuka. Dengan perlahan, Dika mendorong pintu itu dan masuk ke dalam kamar. Di dalam, ia melihat seorang wanita tua dengan wajah pucat dan mata kosong, duduk di kursi roda.
"Siapa kamu?" tanya Dika dengan suara gemetar.
Wanita tua itu tersenyum menyeramkan dan berkata, "Aku adalah arwah yang terperangkap di sini. Kamu seharusnya tidak datang." Suara itu terdengar seperti bisikan angin yang menyeramkan.
Dika merasa tubuhnya membeku. Tanpa disadari, wanita tua itu mendekat dengan cepat, menyentuh bahu Dika dengan tangan dinginnya. Dika mencoba berteriak, namun suaranya tak keluar. Ia merasa napasnya semakin sesak, seolah-olah ada sesuatu yang mencekik lehernya.
Dengan putus asa, Dika berusaha melarikan diri, namun kakinya terasa berat dan sulit digerakkan. Tiba-tiba, lampu-lampu di panti jompo itu padam, meninggalkan Dika dalam kegelapan total.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar