Di sebuah rumah tua yang sudah lama ditinggalkan, terdapat sebuah piano tua yang konon dihuni oleh hantu pemain piano. Warga sekitar sering mendengar alunan musik yang mengerikan dari rumah itu, terutama saat malam tiba. Namun, rasa penasaran Rina membuatnya sulit untuk mengabaikan cerita tersebut.
Suatu malam, Rina menyelinap masuk ke dalam rumah itu. Dengan hati-hati, ia berjalan menuju ruang tamu yang gelap dan berdebu. Di sudut ruangan, ia melihat piano tua yang tampak angker. Rina merasa ada sesuatu yang aneh dengan piano itu, seolah-olah ada energi gelap yang memancar darinya.
Tanpa sadar, ia mendekati piano tersebut. Saat ia menyentuh tuts piano, alunan musik yang mengerikan tiba-tiba terdengar. Rina merasa jantungnya berdetak kencang, namun ia mencoba tetap tenang. Tiba-tiba, sosok bayangan muncul di samping piano, menampakkan seorang pria dengan wajah pucat dan mata kosong.
"Siapa kamu?" tanya Rina dengan suara gemetar.
Pria itu tersenyum menyeramkan dan berkata, "Aku adalah pemain piano yang terperangkap di sini. Kamu seharusnya tidak datang." Suara itu terdengar seperti bisikan angin yang menyeramkan.
Rina merasa tubuhnya membeku. Tanpa disadari, pria itu mendekat dengan cepat, menyentuh bahu Rina dengan tangan dinginnya. Rina mencoba berteriak, namun suaranya tak keluar. Ia merasa napasnya semakin sesak, seolah-olah ada sesuatu yang mencekik lehernya.
Dengan putus asa, Rina berusaha melepaskan diri, namun kakinya terasa berat dan sulit digerakkan. Tiba-tiba, lampu-lampu di rumah itu padam, meninggalkan Rina dalam kegelapan total.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar