Di sebuah desa terpencil, terdapat pohon beringin besar yang berdiri megah di tengah-tengah alun-alun. Warga sekitar percaya bahwa pohon itu dihuni oleh hantu penunggu yang menjaga desa dari bahaya. Namun, tidak semua orang mempercayai cerita tersebut.
Suatu malam, Rudi dan teman-temannya memutuskan untuk menguji keberanian mereka dengan mendekati pohon beringin itu. Dengan hati yang penuh rasa takut dan penasaran, mereka berjalan menuju pohon beringin yang gelap dan menyeramkan.
Ketika mereka sampai di dekat pohon, angin dingin tiba-tiba bertiup kencang, membuat dedaunan bergetar. Rudi merasa ada sesuatu yang mengintai dari balik kegelapan. Namun, rasa penasaran mengalahkan rasa takutnya, dan ia mendekati pohon itu lebih dekat.
Saat itu, terdengar suara tawa mengerikan dari atas pohon. Rudi dan teman-temannya memandang ke arah suara tersebut dan melihat sosok putih dengan rambut panjang terurai, melayang di antara cabang-cabang pohon. Sosok itu memandang mereka dengan tatapan tajam, seolah-olah mengawasi setiap gerakan mereka.
Rudi mencoba berteriak, tetapi suaranya tersekat di tenggorokan. Teman-temannya segera berlari menjauh, tetapi Rudi merasa tubuhnya terikat oleh rasa takut yang luar biasa. Sosok hantu itu semakin mendekat, dan suara tawa semakin keras menggema di telinga Rudi.
Tiba-tiba, sosok hantu itu lenyap begitu saja, meninggalkan Rudi sendirian di bawah pohon beringin. Rudi merasa lega sesaat, namun tiba-tiba, sebuah tangan dingin mencengkeram bahunya dari belakang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar