Di sebuah rumah tua yang sudah lama ditinggalkan, terdapat loteng yang selalu terkunci rapat. Warga sekitar percaya bahwa loteng itu menyimpan rahasia mengerikan, terutama boneka terlarang yang konon dihuni oleh arwah penasaran. Namun, rasa penasaran Tia membuatnya sulit untuk mengabaikan peringatan tersebut.
Suatu malam, Tia menyelinap masuk ke dalam rumah itu. Dengan hati-hati, ia menaiki tangga yang berderit menuju loteng. Saat ia berdiri di depan pintu loteng, hawa dingin terasa menyengat kulitnya. Meski merinding, Tia mengulurkan tangannya dan mencoba memutar gagang pintu yang berkarat.
Tiba-tiba, terdengar suara bisikan dari balik pintu. "Jangan buka pintu ini... atau kau akan menyesal." Tia ragu sejenak, namun rasa penasaran mengalahkan rasa takutnya. Dengan satu dorongan kuat, pintu itu terbuka perlahan.
Di balik pintu, Tia melihat sebuah ruangan gelap dengan cahaya redup yang hanya berasal dari lilin-lilin yang hampir padam. Di tengah ruangan, terdapat sebuah boneka tua dengan wajah menyeramkan. Tia merasa ada sesuatu yang aneh dengan boneka itu, seolah-olah ada energi gelap yang memancar darinya.
Tanpa sadar, ia mendekati boneka itu. Mata boneka itu tiba-tiba terbuka, menatap lurus ke arah Tia. "Tia... Kenapa kamu datang ke sini?" suara lirih itu terdengar dari bibir boneka tersebut.
Tia merasa tubuhnya menjadi kaku. Tiba-tiba, boneka itu bergerak dan melompat ke arah Tia. Tia menjerit, namun suaranya teredam oleh kegelapan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar