Kuburan Ibu Vina digali tiga kali, tapi tanahnya selalu amblas sendiri. Warga bilang, itu karena dia dulu pakai susuk. Gue gak percaya, sampe liat sendiri malem-malem...
Kuburannya kebuka. Bukan orang... tapi Pocong keluar sambil bisik, "Balikin susuk gue..."
Gue lapor ke anaknya, Vina. Dia nangis, terus ngaku, susuknya masih ditahan di rumah. Benda kecil dibungkus kain merah.
Pas susuknya dibakar... Vina kejang-kejang. Matanya putih semua.
Besoknya, Vina hilang. Tapi pocongnya gak pernah muncul lagi.
Masalahnya sekarang, gue nemuin kain merah baru... di depan pintu rumah gue.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar