Guru kesenian gue, Bu Ima, tiba-tiba jago nyinden padahal dulunya fals banget. Suaranya bikin merinding, apalagi tiap malam Jumat latihan di ruang musik sendirian.
Temen gue pernah ngintip. Katanya, Bu Ima nyanyi sambil melayang.
Pas ditanya, dia cuma bilang, "Aku cuma belajar dari Soimah."
Kita kira itu artis... ternyata bukan. Soimah yang dimaksud, nama hantu sinden yang meninggal karena cemburu dibakar suaminya sendiri.
Suatu malam, suara sinden itu kedengeran sampai ke musholla. Warga dateng rame-rame...
Ruangannya kosong. Tapi tape terus muter sendiri, nyetel suara nyanyian Bu Ima.
Dan di akhir lagu... ada bisikan: “Sekarang giliran kamu yang nyinden... selamanya.”
Besoknya, Bu Ima hilang. Tapi suara Soimah masih kedengeran tiap malam Jumat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar