Grup jaranan kampung gue tiba-tiba terkenal gara-gara satu penarinya kerasukan tiap tampil.
Gerakannya beda. Gak kayak trance biasa. Lebih buas, lebih beringas. Tapi makin banyak yang nonton.
Dukun bilang penarinya dijagain Kodam Barong. Bukan jin baik... tapi jin haus tumbal.
Awalnya cuma ayam, terus kambing. Sampai akhirnya... satu penari ilang pas pentas.
Yang aneh, alat musik gamelan terus bunyi sendiri tiga hari nonstop.
Pas dicari ke gudang, kepala si penari ditemuin di bawah topeng barong.
Matanya masih melek. Dan katanya... topeng itu sekarang berat banget.
Gak bisa diangkat. Kecuali sama orang yang mau jadi tumbal selanjutnya.
Dan semalam, adik gue nyoba angkat... berhasil. Tapi sekarang, dia gak bisa ngomong. Cuma bisa ketawa. Terus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar