Gue
pernah kerja di tempat penebangan kayu, jauh di pelosok
Kalimantan.
Tempatnya angker, tapi bayarannya gede.
Bos
gue, Pak Darto, orangnya keras… dan katanya pernah "ngilangin"
satu kuli cuma gara-gara lambat kerja.
Waktu itu, malam-malam, kami denger suara kayu berat diseret dari
arah belakang camp.
Padahal semua pekerja udah tidur.
Gue
keluar, ngintip…
Ada sosok tinggi besar, jalannya bungkuk,
mukanya ditutup sarung sobek…
Bahu kirinya robek parah, kayak
habis kejatuhan pohon. Tapi dia terus nyeret gelondongan kayu…
pelan, berat… gruuuk… gruuk…
Bos Darto yang lihat langsung teriak,
“Hei! Siapa lo?! Sini
gua tebas!”
Tapi pas dia samperin…
Sosok itu nengok.
Matanya kosong.
Dan dia buka kain
mukanya…
Itu… muka Karyo. Kuli yang katanya kabur… tapi sebenernya
ilang setahun lalu.
Katanya ketiban kayu dan... bos yang
ngebunuh dia.
Besoknya, Pak Darto ilang.
Dan yang bikin merinding—tiap
malam, ada dua suara kayu diseret di belakang camp.
Dan salah
satunya… jalannya mirip Pak Darto.
Kayak... gantian disiksa.
Kalau lo denger suara kayu berat diseret tengah malam...
Jangan
lihat. Bisa aja itu... giliran lo yang diseret.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar