Pernah denger tentang Pak Raji, kepala desa yang korup? Dia meninggal mendadak di sebuah kota besar. Warga, yang selama ini menderita karena ulahnya, merasa lega banget, tapi malah gak ada yang mau ngurus pemakamannya. Jenazahnya dibiarkan aja di rumahnya, membusuk tanpa penghormatan.
Hari pertama, bau busuk mulai nyebar ke seluruh lingkungan. Ada yang bilang, mereka denger suara rintihan dari dalam rumahnya, kayak minta tolong gitu. "Tolong... jangan tinggalkan aku..." Suara itu lirih banget, tapi gak ada yang berani masuk.
Malam berikutnya, ada pemuda bernama Arif yang penasaran banget. Dia ngintip lewat jendela, dan yang dia lihat itu bikin merinding. Tubuh Pak Raji tergeletak di lantai, tapi matanya… matanya terbuka dan langsung menatap Arif. Tentu aja, Arif lari ketakutan, tapi suara rintihan itu terus ngikutin dia sampe ke rumah.
Pada malam ketiga, warga mulai denger suara langkah berat di jalanan. Mereka keluar, dan ngeliat sosok Pak Raji. Tubuhnya udah membusuk, kulitnya ngelupas, tapi matanya bersinar merah. Dia ketok pintu rumah satu-satu, bisik sambil bilang, "Aku akan kembali."
Warga akhirnya coba kuburkan jenazahnya, tapi tanah menolak. Setiap kali dimasukin, tanah berguncang dan bau busuk makin nyengat.
Hingga kini, rumah Pak Raji tetap kosong, tapi suara langkah dan ketukan pintu masih terdengar tiap malam. Jadi, apakah Pak Raji udah pergi? Atau dia masih nyari balas dendam? Gak ada yang tahu pasti.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar